Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda Pesantren 2015

Bidang Kepemudaan Seksi Bina Kewirausahaan Pemuda pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut membidik kalangan pemuda usia produktif menjadi salah satu target utama pelaksanaan program pemerintah. Hal ini sebagai usaha untuk mengentaskan pengangguran melalui Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP).

pemuda2bpesantren25231

Menurut Kepala Bidang Kepemudaan, Ade Hendarsyah, tahun ini, Dispora Garut dibawah pimpinan Kuswendi terus melakukan upaya perubahan. Salah satunya di bidang pengentasan pengangguran, dengan menggandeng Intan Daya Foundation menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi pemuda pesantren di rumah makan Mulih ka Desa, Kecamatan Samarang Garut.

pemuda2bpesantren25232

Kami membidik pemuda pondok pesantren untuk mengentaskan pengangguran ini dengan maksud agar pemuda pesantren mampu mengelola potensi di masing-masing pesantren,” ujar Ade kepada wartawan, Senin (6/7/2015).

Kepala Seksi Bina Kewirausahaan Pemuda, Indra Arica Rahman, SE, MM menjelaskan bahwa, pondok pesantren bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu agama, tetapi di pesantren, para pemuda atau santri bisa mendapatkan bekal life skills (kewirausahaan) sebagai bekal keterampilan mereka dimasa yang akan datang.

“Pondok pesantren sangat tepat bila dijadikan pengembangan kewirausahaan melalui KUPP,” ujar Indra.

Melalui pelatihan kewirausahaan tersebut, para pemuda diharapkan lebih tertarik untuk menjadi enterprener yaitu membuka lapangan pekerjaan sendiri dari pada ketergantungan kepada dunia usaha yang telah berjalan.

“Banyak peluang usaha yang sebenarnya bisa digali oleh para pemuda, maka dari itu kami berharap mereka dapat termotivasi untuk menggeluti beberapa usaha yang sekiranya cocok dengan mereka dan tidak memerlukan waktu yang lama,” tambahnya.

Ustad Dikdik Zein selaku pembina Intan Daya Foundation sekaligus ketua pelaksana kegiatan Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda Pesantren Tahun Anggaran 2015, menyambut baik program KUPP, dengan harapan dapat menjembatani para pemuda dalam mengelola dan mengembangkan potensi dalam berwirausaha. “Program ini akan sangat bermanfaat bagi kalangan pondok pesantren, sehingga kami berharap pelatihan-pelatihan seperti ini dilaksanakan secara berkesinambungan. Saat ini pengangguran di Garut angkanya cukup tinggi,” terang Dikdik.


“Terlebih program ini didukung dengan permodalan, kelompok-kelompok usaha ini pasti akan cepat berkembang,” pungkasnya.

Iklan

About indra | ARICA

PNS di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Unit kerja UPTD SKB Garut dan sedang mengabdi juga di SMK Negeri 3 Garut sebagai staf pengajar pada Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan mata pelajaran MULTIMEDIA WEBDESIGN. Terhitung Mulai Tanggal 1 Maret 2012 saya mendapatkan kesempatan untuk mengabdi di Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Bidang Pendidikan Menengah Seksi Sarana dan Prasarana.

Posted on Juli 6, 2015, in 2015, Dispora Garut, GARUT, Indra Arica, Kadispora, KEMENPORA RI, Kepemudaan, Menpora RI, PESANTREN. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

BIDANG PMPTK GARUT

DINAS PENDIDIKAN KAB.GARUT

BIDANG PMPTK GARUT

Just Share Informations

indraarica

Just Share Informations

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: