Category Archives: Kadispora

PENINGKATAN KUALITAS PELATIH OLAHRAGA UNGGULAN 2017

Seksi Pembinaan Ketenagaan Olahraga Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut mengawali kegiatannya dengan mengadakan Kegiatan Peningkatan Kualitas Pelatih Olahraga Unggulan Tingkat Kabupaten Garut Tahun Anggaran 2017 bertempat di Aula Cangkuang Hotel Augusta, 23 s.d. 24 Mei 2017.

Kegiatan ini diikuti oleh para pelatih dari 3(tiga) cabang olahraga unggulan, yaitu : 20 orang dari Pencak Silat, 15 orang dari Tenis Meja dan 15 orang dari Renang. Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si. Dengan mengundang pemateri seperti Drs. H. Entik Karyana, M.Pd dan Drs. H. Jaja Jafar, M.Pd serta Drs. Ade Hendarsyah, MM.

Kepala Dispora Kabupaten Garut menyampaikan, tujuannya tiada lain bahwa pelatih-pelatih di Garut, khususnya olahraga-olahraga unggulan untuk meningkatkan kwalitas dirinya, karena memang di olahraga itu ketika anaknya potensial dan kemudian ada kesalahan dalam melatih, itu tidak akan berprestasi.

“jadi ini harus adanya suatu kesatuan, antara atlit dengan pelatih itu harus betul-betul melaksanakan latihan-latihannya sesuai dengan aturan-aturan yang ada,” Ucap Kadispora Garut.

Kadispora mengakui, selama ini kan kalau diderah itu tidak semua selamanya pelatih itu adalah sarjana kepelatihan, karena keterbatasan.” bahwa sarjana olahraga itu banyak, lantas tidak harus sarjana olahraga merangkap menjadi sarjana pelatih, artinya orang tersebut belum tentu bisa melatih,”tuturnya.

Sambung Kadispora, menjelaskan, bahwa olahraga itu ada tiga jurusan, diantaranya ada ke Pelatihan, rekreasi, dan olahraga pendidikan kesehatan(vendor). Paling tidak mengetahui ada tehnik-tehnik dasar melatih seperti latihan fisik seperti apa yang benar, latihan tehnik, dan latihan taktik, “ujarnya.

Dan berharap, jadi betul-betul atlit yang punya potensi, punya talenta itu didampingi oleh pelatih yang sesuai dengan keilmuannya, Sehingga atlit tersebut menjadi maksimal prestasinya,”pungkasnya.

KADISPORA GARUT, LEPAS 156 KONTINGEN KE POPWILDA JABAR DI CIAMIS

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Drs. Kuswendi, M.Si melepas kontingen Kabupaten Garut yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar antar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat tahun 2017. di Stadion Olah Raga Ciateul, GOR Beladiri, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu 14/05/2017 pagi.

Sebanyak 156 orang yang terdiri dari atlet, offisial tim serta pendamping yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Ciamis 2017 dilepas secara resmi.‎

Sementara itu Kadispora mengatakan, ini kegiatan rutin jadi Popwilda dilaksanakan dua tahun sekali. Popwil kali ini akan digelar di Kabupaten Ciamis, selama lima hari dari tanggal 15 sampai 19 Mei 2017. Dan akan mempertandingkan delapan cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di Popwilda 2017 Jabar.

“Kontingen Garut berjumlah 156 orang, terdiri 124 orang atlit dan 32 orang offisial dan pendamping Mereka akan mengikuti 8 cabang olahraga, yakni ‎sepakbola, bola voli indoor, sepak takraw, bulutangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket dan pencak silat, ”ucapnya.

Ini menjadi salah satu ajang seleksi bagi atlet pelajar dari setiap Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Jabar, untuk bisa tampil nanti di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jabar tahun 2018 mendatang,” ucapnya.

Kadispora berharap dalam even ini Kabupaten Garut ditargetkan juara tiga besar, karena ini gengsi Kabupaten. Untuk para atlet yang juara nanti akan ada reward dari Pemda Garut,” pungkasnya.

( Sumber, https://www.koran-fakta.com/kadispora-garut-lepas-156-kontingen-ke-popwilda-ciamis/ )

GARUT TARGETKAN TIGA BESAR, POPWILDA JABAR 2017 DI CIAMIS

Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jabar tahun 2017, akan digelar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat yang dimulai tanggal 14 sampai 19 Mei 2017 mendatang. Ada delapan cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan di Popwilda 2017 Jabar, yakni ‎sepakbola, bola voli indoor, sepak takraw, bulutangkis, tenis lapangan, tenis meja, bola basket dan pencak silat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab.Garut Drs. Kuswendi, M.Si mengatakan, Popwilda 2017 ini digelar dua tahun sekali dan tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Ciamis, ini menjadi salah satu ajang seleksi bagi atlet pelajar dari setiap Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Jabar, untuk bisa tampil nanti di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jabar tahun 2018 mendatang,” ucapnya.

Lebih jauh Kuswendi menjelaskan, Kabupaten Garut pun akan tergabung dan bersaing dengan sepuluh kota/kabupaten lain di Jabar.”untuk Popwilda kali ini Kab.Garut sendiri mengirimkan sebanyak 130 Atlit delapan Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan,”ujarnya.

Sambung Kuswendi, Target Popwilda tahun ini di tiga besar dan masih menargetkan medali dari Cabor pencak silat dan tenis meja, Mudah-mudahan dengan motifasi para atlit yang tinggi kita bisa berprestasi dan mempertahankan juara di tiga besar seperti tahun-tahun sebelumnya, ungkapnya. Untuk persiapan menghadapi Popwilda Jabar 2017 ini, kita sudah lakukan berbagai persiapan.”pelepasan atlet sendiri akan dilaksanakan hari minggu pagi di Stadion GOR Ciateul,” pungkasnya.

TARIAN GARUT MAPAG ABAD KADIGJAYAAN PADA GEBYAR BUDAYA 2017

Garut Kota – Kabupaten Garut patut berbangga dan harus memberikan apresiasi kepada talenta-talenta muda yang dengan penuh semangat telah mempersembahkan “Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan” pada rangkaian acara Hari Jadi Garut ke 204 Tahun 2017 helatan Gebyar Budaya.

Begitu indahnya suguhan “Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan” yang dipersembahkan oleh siswa/siswi serta mahasiswa/mahasiswi, bukan profesional tapi sudah berani untuk tampil dan terlihat seperti profesional yang terbiasa menari.

Semoga semangat talenta-talenta muda dalam mempersembahkan “Tarian Garut Mapag Abad Kadigjayaan” pada rangkaian acara Hari Jadi Garut ke 204 Tahun 2017 helatan Gebyar Budaya ini dapat memberikan inspirasi agar Kabupaten Garut semakin maju dan harum.

KEMENPAR RI DUKUNG GEBYAR BUDAYA PADA HARI JADI GARUT KE 204

Perhelatan Gebyar Budaya Garut 2017 yang akan digelar, 21 Februari – 23 Maret 2017 di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Garut, Jawa Barat mendapatkan dukungan positif dari Kementerian Pariwisata RI.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti, yang didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Wawan Gunawan menyebutkan, perhelatan tersebut dalam rangka HUT Kabupaten Garut ke-204, yang didukung langsung oleh Pesona Indonesia.

”Tahun ini tema yang diusung HUT Kab. Garut ke-204 adalah Mapag Abad Kedigjayaan (menyambut Abad kejayaan). Garut diusianya yang sudah 2 abad sudah sepatutnya meraih kejayaan serta keberhasilan yang diimpikan oleh seluruh masyarakat Garut,” ujar Esthy.

Sekadar informasi, rangkaian Event Hari Jadi Garut diselenggarakan dari 21 Februari hingga 23 Maret 2017. Dalam acara tersebut, hadir sejumlah event yakni pameran Industri Pariwisata multiproduk, Napak Tilas hari minggu 26 Februari 2017 hingga Helaran Budaya. ”Helaran Budaya atau Karnaval Budaya yang merupakan acara unggulan prosesi budaya pada HUT Kab.Garut akan dilaksanakan pada Rabu, 22 Maret 2017 mulai pkl.08:00 -15:00 WIB di Jalan Ahmad Yani Garut,” katanya.

Kata Wawan, pagelaran Budaya ini diikuti ratusan peserta dan dimeriahkan dari 22 Grup Seni Unggulan Garut, 5 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, 5 Provinsi di Indonesia, 4 Negara. Selain itu akan diadakan Kontes Ketangkasan Domba Garut, Devile Batik Garutan, Pawai Kendaraan Hias, Adventure Wisata Garut. Garut Car Modification Contest, Enduro Wisata Di Tanah Legenda, Kirab Congcot dan Domba Catwalk. Rangkaian acara akan ditutup dengan adventur wisata Garut tanggal 22 Maret 2017.

”Bagi masyarakat Garut dan wisatawan yang sedang merencanakan kunjungan wisata ke Garut sebaiknya agendakan hadir dalam event tahunan yang meriah ini. Event ini pun diharapkan bisa majukan Pariwisata di Garut dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan dan pemerataan taraf kesejahteraan Warga Garut dan sekitarnya, salah satunya dari sektor Pariwisata,” kata Esthy yang selalu diminta oleh Menpar Arief Yahya untuk selalu menyelaraskan antara cultural value dan commercial value-nya.

Menpar Arief Yahya memandang setiap event budaya itu harus punya dua kekuatan. Pertama kekuatan budayanya, yang biasa disebut dengan cultural value. Di sisi lain, juga harus bisa menghasilkan economic impact kepada masyarakat sekitarnya. Ini yang oleh Mantan Dirut PT Telkom itu disebut sebagai commercial value, atau financial value. Event itu harus punya nilai keekonomian

Wawan memaparkan, rancage dina gawe, sabilulungan, Paheuyeuk-heyeuk leungeun yang merupakan filosofi Sunda yang patut kita jalankan agar negeri yang kita cintai menemukan jatidirinya kembali. ”Salam Pesona indonesia. Kami tunggu di Garut Jawa Barat,” ujarnya.

BIDANG PMPTK GARUT

DINAS PENDIDIKAN KAB.GARUT

BIDANG PMPTK GARUT

Just Share Informations

indra arica

Just Share Informations

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.